Kamis, 05 April 2012

Go Green!!!!!


ADANYA berbagai perubahan kondisi dan kualitas lingkungan tentunya akan bisa berpengaruh buruk terhadap manusia. Beragam bentuk kerusakan lingkungan, seperti pencemaran udara, pencemaran air, dan menurunnya kualitas lingkungan akibat bencana alam, banjir, longsor, kebakaran hutan, krisis air bersih. Hal ini lama kelamaan akan dapat berdampak global pada lingkungan, khususnya bagi kesehatan masyarakat sendiri.
Manusia memang terkadang tenggelam dalam rangkaian kegiatan yang terlalu berlebihan dan tidak memperhatikan kepentingan lainnya. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, telah mengakibatkan kemerosotan kualitas lingkungan yang begitu parah. Hal ini hendaklah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam menata kembali wilayah Indonesia dari segala bentuk berbagai kerusakan lingkungan, disamping menciptakan dan membangun budaya masyarakat dalam berwawasan lingkungan.
Masalah lingkungan, seperti bencana banjir, bencana kekeringan, tanah longsor, kebakaran hutan, masalah sampah, dan meningkatnya kadar polusi udara merupakan masalah lingkungan yang bukan tergolong sepele. Betapa tidak? Sebab, tidak terselesaikannya atau berlarut-larutnya masalah lingkungan akan menghancurkan potensi pemenuhan generasi mendatang.
Pembangunan di berbagai daerah di Indonesia hendaklah bisa memperhatikan ekosistem di sekitarnya. Janganlah, eksistensi lingkungan dikesampingkan oleh dalih penataan kota tanpa menghiraukan kelestarian dan kenyamanan lingkungannya.
Galakkan penghijauan
Upaya dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, tidaklah hanya mengandalkan pemerintah saja, namun lebih jauh masyarakat pun mempunyai peranan penting dalam upaya mewujudkan hal itu. Di antaranya yaitu dengan pola pendidikan melalui berbagai penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup.
Membangun kesadaran masyarakat yang mempunyai wawasan lingkungan yang luas merupakan “pilar” dalam menjaga kondisi lingkungan benar-benar jauh dari berbagai sumber pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Sebab, pada dasarnya masalah lingkungan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri.
Dengan pola pendidikan, melalui institusi pendidikan atau pun dengan penyuluhan langsung ke masyarakat dengan secara sungguh-sungguh akan terciptalah akar budaya masyarakat yang mempunyai kesadaran lingkungan yang tinggi. Artinya, etika lingkungan akan menjadi pondasi dalam setiap pembangunan di Indonesia.
Dengan etika lingkungan, kita tidak saja mengimbangi hak dan kewajiban terhadap lingkungan, tetapi lingkungan juga akan membatasi tingkah laku dan upaya mengendalikan segala bentuk kegiatan pembangunan agar tetap berada dalam batas-batas kepentingan lingkungan hidup kita.
Masyarakat yang berwawasan lingkungan dengan etika atau moral lingkungan yang tinggi benar-benar dibutuhkan dalam setiap pembangunan di Indonesia. Tak terkecuali adanya penegakan hukum lingkungan secara tegas dan terarah. Lebih jauh, dengan mengacu pada hal tersebut setidaknya wawasan lingkungan maupun ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengarah pada pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup.
Masalah lingkungan, seperti halnya banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang sering terjadi di sebagian wilayah di Indonesia, memang merupakan permasalahan global. Bukan saja menimpa Indonesia, namun di negara-negara lain pun juga ikut merasakan. Walaupun sering dilanda banjir di musim penghujan, Indonesia dalam waktu tertentu juga mengalami kelangkaan air bersih, terutama untuk keperluan pertanian. Hal ini merupakan bukti konkret akibat kurangnya kesadaran masyarakat kita dalam berwawasan lingkungan. Jika hal ini dibiarkan, ini akan berpengaruh pula terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Dengan adanya penerapan penghijauan lingkungan di Indonesia diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup di wilayah Indonesia. Disamping adanya kesadaran masyarakat yang tinggi dalam memelihara dan melestarikan lingkungan hidup dalam rangka mengantisipasi dari segala bentuk pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Pembangunan Indonesia yang berwawasan lingkungan merupakan dasar dalam menciptakan suasana keindahan dan kenyamanan lingkungan, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia yang optimal.

Let's Do Together'...! Move.....Move.....

Ini adalah SERUAN, TERIAKAN dan DESAKAN untuk Anak Bangsa mari bersama-sama kita menghadang' Bencana Global Warming" yang Dahsyat' dan Mengancam Masa Depan Anak dan Cucu Kita Semua...
AYO Saudaraku,... Kita lakukan langkah awal kita untuk Bersama Bertindak, Bersuara, Meminta dan Memohon kepada Pemimpin Negara di Dunia yang Fana ini... untuk dapat Mendengar, Memahami dan Mengerti'... Serta dapat Tergugah Hati dan Pikirannya untuk dapat Membuat Suatu Keputusan Bersama dan yang Terbaik. Dalam Misi Penyelamatan Anak dan Cucu  Manusia di Planet Bumi ini.... LET'S DO SOME ACTION TOGETHER'.. Sebelum Terlambat!


Jumat, 30 Maret 2012

Contoh Program Kegiatan Latihan Pramuka

PROGRAM
KEGIATAN LATIHAN KEPRAMUKAAN
SDN BANGUNSARI 03
TAHUN AJARAN 2011 / 2012

1.      PENDAHULUAN
Seiring dengan bergulirnya waktu dan perkembangan zaman seperti saat ini, kita harus berhati-hati terhadap segala perkembangan zaman yang begitu cepat. Sebab perkembangan tersebut tentunya mempunyai dampak positf maupun negatif. Dan yang perlu kita waspadai adalah aspek negatif, yang tanpa kita rasakan mempengaruhi disetiap usia. Perkembangan tersebut tidak hanya memandang pada satu aspek kehidupan saja, akan tetapi mencakup segala aspek yang diantaranya aspek teknologi, aspek pergaulan, aspek akhlak ( tingkah laku ).
Dan yang perlu kita jaga adalah para generasi penerus bangsa. Dimana mereka ( ujung tombak bangsa ) yang akan menggantikan peran orang-orang yang lebih awal menduduki jabatan pembangunan bangsa. Jadi di tangan pemudalah tonggak kemajuan bangsa akan di pegang. Dimana seandainya tingkah laku generasi penerus rusak maka bias dipastikan rusaklah bangsa tersebut. Dan jika tingkah laku ( akhlak ) generasi penerus bagus dari segi ( spiritual, mental, emosional, intelektual ) maka sudah pasti bangsa yang dipimpinnya akan menjadi negara yang maju dan makmur.
Pramuka adalah salah satu wadah untuk mempersiapkan akhlak generasi penerus bangsa. Di dalam pramuka generasi penerus bangsa akan di didik dan dibina baik mental, spiritual, emosional, maupun intelektual.
Dengan dasar itulah maka gugus depan 01-025 / 01-026 SDN Bangunsari 03 Ponorogo mengadakan kegiatan ekstrakurikuler Kepramukaan. Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk latihan rutin setiap sabtu pagi. Serta ikut dalam kegiatan yang diadakan olek Kwartir Ranting maupun Kwartir Cabang Ponorogo. Selain itu juga mengikuti kegiatan perlombaan kepramukaan yang di adakan oleh pihat-pihak terkait.




2.      LATAR BELAKANG KEGIATAN
Seperti yang sudah di uraikan di depn bahwa pramuka merupakan salah satu wadah untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang baik dan siap menghadapi perkembangan zaman. Dimana segala bentuk kegiatannya akan berorientasi pada pembentukan mental, spiritual, emosional, dan intelektual. Serta melestarikan keutuhan :
-          Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Bineka Tunggal Ika
-          Ideologi Pancasila
-          Tri Satya dan Dasadharma Pramuka
-          Kehidupan bermasyarakat
-          Lingkungan Hidup di bumi nusantara
Bahwa dalam upaya meningkatkan dan melestarikan hal-hal tersebut, Gerakan Pramuka SDN Bangunsari 03 menyelenggarakan pendidikan nonformal, melalui kepramukaan, sebagai bagian pendidikan nasional dilandasi Sistem Among dengan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.
Maka dalam mewujudkan hal tersebut, Gerakan Pramuka SDN Bangunsari 03 melaksanakan kegiatan kepramukaan. Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk latihan mingguan dan partisipasi kegiatan di luar Gudep SDN Bangunsari 03. Diharapkan dengan dilaksanakankegiatan kepramukaan ini para peserta didik ( generasi penerus bangsa ) biasa mempersiapkan dirinya untuk menghadapi perkembangan di masa mendatang.
3.      JENIS KEGIATAN
Pada dasarnya kegiatan Kepramukaan itu dilaksanakan di alam terbuka dalam bentuk kegiatan kreatif, rekreatif yang edukatif, yang harus dirasakan oleh pesert didik sebagai suatu pengalaman yang menyenangkan, menantang, menarik, tidak menjemukan, dan tidak ada paksaan dalam berkegiatan.
Gerakan Pramuka SDN Bangunsari 03 dalam melaksanakan kegiatan terbagi menjadi dua : yaitu yang dilaksanakan di dalam ruangan dan di alam terbuka. Di ruangan akan di isi dengan materi-materi intelektual, sedangkan dialam terbuka akan di isi tentang kreatifitas peserta didik.


Jenis Kegiatannya :
A.    Materi Intelektual
1.      Pengetahuan tentang Kepramukaan ( Leadership, administrasi, Human Relation )
2.      Pengetahuan Umum
3.      Pengetahuan Keagamaan
B.     Materi Ketangkasan Kreatifitas
1.      PBB
2.      Pionering
3.      Perkemahan
C.     Materi Game ( permainan )
1.      IDMG ( In Door Management Game )
2.      ODMG ( Out Door Management Game )
4.      REALISASI KEGIATAN
Kelas 4
No
Materi / Jenis kegiatan
Waktu
Biaya
Keterangan
1
Pembagian regu dan Game Ringan
Minggu I
Agustus 2011


2
Pengenalan Kepanduan dan Keterampilan Sandi kotak I,II
Minggu III
Agustus 2011


3
Pengenalan Kepramukaan dan Keterampilan Sandi Morse
Minggu II
September 2011


4
PBB ( Bagian I ) dan yel-yel
Minggu IV
September 2011


5
Keterampilan Morse ( Sandi Rumput ) dan Semaphore
Minggu II
Oktober 2011


6
Prakter Semaphore
Minggu IV
Oktober 2011


7
IDMG dan ODMG
Minggu I
Desember 2011


8
Pionering dan Tali-temali
(Bagian I)
Minggu III
Desember 2011


9
Pengetahuan Pramuka dan Ketrampilan Sandi (Jam & Kimia)
Minggu I
Januari 2012


10
P3K ( bagian I )
Minggu III
Januari 2012


11
PBB ( Bagian II ) dan Pembuatan Drug Bar
Minggu I
Februari 2012


12
Keterampilan Optis dan Swiss I
Minggu III
Februari 2012


13
Keterampilan Optis dan Swiss II
Minggu I
Maret 2012


14
PBB Tongkat
Minggu III
Maret 2012


15
Struktur Organisasi Gerakan Pramuka dan Sandi A-N, Koordinat, Paku, Bunga
Minggu V
Maret 2012


16
IDMG dan ODMG
Minggu II
April 2012


17
PBB II
Minggu IV
April 2012


18
Ujian SKU I
Minggu II
Mei 2012


19
Ujian SKU II
Minggu IV
Mei 2012


20
Ujian TKK
Minggu II
Juni 2012


21
Pelantikan dan Perkemahan
Minggu IV
Juni 2012



Kelas 5
No
Materi / Jenis kegiatan
Waktu
Biaya
Keterangan
1
Pembagian regu dan Game Ringan
Minggu II
Agustus 2011


2
Pengenalan Kepanduan dan Keterampilan Sandi kotak I,II
Minggu IV
Agustus 2011


3
Pengenalan Kepramukaan dan Keterampilan Sandi Morse
Minggu I
September 2011


4
PBB ( Bagian I ) dan yel-yel
Minggu II
September 2011


5
Keterampilan Morse ( Sandi Rumput ) dan Semaphore
Minggu I
Oktober 2011


6
Prakter Semaphore
Minggu III
Oktober 2011


7
IDMG dan ODMG
Minggu II
Desember 2011


8
Pionering dan Tali-temali
(Bagian I)
Minggu IV
Desember 2011


9
Pengetahuan Pramuka dan Ketrampilan Sandi (Jam & Kimia)
Minggu II
Januari 2012


10
P3K ( bagian I )
Minggu IV
Januari 2012


11
PBB ( Bagian II ) dan Pembuatan Drug Bar
Minggu II
Februari 2012


12
Keterampilan Optis dan Swiss I
Minggu IV
Februari 2012


13
Keterampilan Optis dan Swiss II
Minggu I
Maret 2012


14
PBB Tongkat
Minggu II
Maret 2012


15
Struktur Organisasi Gerakan Pramuka dan Sandi A-N, Koordinat, Paku, Bunga
Minggu IV
Maret 2012


16
IDMG dan ODMG
Minggu I
April 2012


17
PBB II
Minggu III
April 2012


18
Ujian SKU I
Minggu I
Mei 2012


19
Ujian SKU II
Minggu III
Mei 2012


20
Ujian TKK
Minggu I
Juni 2012


21
Persiapan Peremahan
Minggu III
Juni 2012


22
Pelantikan dan Perkemahan
Minggu IV
Juni 2012



5.      PENUTUP
Demikian rencana kegiatan kepramukaan Gugus Depan 01-025 / 01-026 SDN Bangunsari 03 Ponorogo. Dengan Harapan semoga rencana yang telah kami susun tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Serta selalu mendapatkan Ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Amiin.

Ponorogo, 30 Juli 2011
GERAKAN PRAMUKA
Gugus Depan 01-025 / 01-026 SDN Bangunsari 03

Pembina



Warsi, S.Pd.
Pembantu Pembina



Taufiq Kurniawan

Mengetahui,
Ka.Mabigus



Slamet Gunaji, S.Pd, M.Pd.
NIP. 19621208 198303 1 009